<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>DesignMagz &#187; Karir</title>
	<atom:link href="http://www.designmagz.com/category/karir/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.designmagz.com</link>
	<description>Design Resources, Share, Tips and Trick, Jobs</description>
	<lastBuildDate>Thu, 15 Oct 2009 10:20:11 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Download Form Order Klien</title>
		<link>http://www.designmagz.com/karir/download-form-order-klien.html</link>
		<comments>http://www.designmagz.com/karir/download-form-order-klien.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Feb 2009 05:14:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pupung Budi Purnama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Download]]></category>
		<category><![CDATA[Karir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.designmagz.com/?p=198</guid>
		<description><![CDATA[
Dapat klien baru? bingung mau menanyakan apa? Saya telah membuatkan untuk anda sebuah form sederhana menggunakan MS Word, Anda tinggal mengirimkannya ke klien dan diminta untuk mengisi. Perlu? silakan download.
Form ini saya protek menggunakan password: designmagz.com, untuk menambahkan field, silakan pergunakan Tools &#62; Unprotect pada menu MS Word. Jangan lupa untuk memprotek kembali file ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.designmagz.com/wp-content/uploads/2009/02/formklien.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-201" title="formklien" src="http://www.designmagz.com/wp-content/uploads/2009/02/formklien.jpg" alt="formklien" width="400" height="229" /></a></p>
<p>Dapat klien baru? bingung mau menanyakan apa? Saya telah membuatkan untuk anda sebuah form sederhana menggunakan MS Word, Anda tinggal mengirimkannya ke klien dan diminta untuk mengisi. Perlu? silakan download.<span id="more-198"></span></p>
<p>Form ini saya protek menggunakan password: designmagz.com, untuk menambahkan field, silakan pergunakan Tools &gt; Unprotect pada menu MS Word. Jangan lupa untuk memprotek kembali file ini bila akan dikirimkan ke klien.</p>
<p>Download <a href="http://www.designmagz.com/wp-content/uploads/2009/02/formklien.zip">form klien</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.designmagz.com/karir/download-form-order-klien.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tip Menghitung Nilai Proyek Web</title>
		<link>http://www.designmagz.com/freelance/tip-menghitung-nilai-proyek-web.html</link>
		<comments>http://www.designmagz.com/freelance/tip-menghitung-nilai-proyek-web.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Jan 2009 20:53:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pupung Budi Purnama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Freelance]]></category>
		<category><![CDATA[Karir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.designmagz.com/?p=193</guid>
		<description><![CDATA[<p>Sedangkan bayaran perjam yang disepakati adalah $5, jadi kira-kira perhitungannya adalah: 8 Jam x 5 Hari x $5 = $200 Jadi nilai total adalah $200.... Kalkulator Penghitung Sebuah kalkulator untuk menghitung estimasi nilai project pengembangan Web, dibuat oleh Astuteo , Anda dapat menggunakannya untuk membantu menghitung nilai proyek yang akan Anda kerjakan.</p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagi sebagian pekerja Web, baik itu desainer atau programmer menentukan harga yang akan diajukan kepada klien akan sangat membingungkan. Artikel berikut mungkin bisa membantu Anda dalam menghitung harga yang pas.</p>
<p><span id="more-193"></span></p>
<p>Dalam dunia freelance, bayaran kepada seorang pekerja Web biasa dihitung dalam satuan jam atau bahasa inggrisnya hourly rate. Jadi, dalam mengerjakan sebuah proyek, jumlah jam kerja patut diperhitungkan.</p>
<p>Nah, pertanyaannya, berapakah bayaran saya untuk satu jam kerja?</p>
<p>Diluar sana, bayaran seorang web desainer pada tingkat menengah berkisar antara $4 sampai $10 per jam. Anda perlu mempertanyakan mengenai &#8220;karir&#8221; anda pada bidang yang anda geluti, pengalaman kerja dan hasil kerja turut menentukan. Bila Anda memiliki hasil kerja / portfolio meyakinkan, sang klien biasanya bersedia untuk membayar hourly rate lebih besar.</p>
<p>Nah, bila seorang klien memberikan kita proyek, maka tawar-menawar akan terjadi pada bayaran per jam tersebut.</p>
<p>Setelah hourly rate disetujui, biasanya klien akan menanyakan kepada kita estimasi pengerjaan sebuah proyek, berapa lama proyek itu akan selesai.</p>
<p>Misalnya:</p>
<p>Kita mendapat project untuk membuat desain mulai dari pembuatan rancangan, hingga berbentuk template html. Waktu yang diperlukan adalah sekitar 5 hari kerja. Dimana dalam 1 hari kerja terdapat 8 jam waktu kerja. Sedangkan bayaran perjam yang disepakati adalah $5, jadi kira-kira perhitungannya adalah:</p>
<p>8 Jam x 5 Hari x $5 = $200</p>
<p>Jadi nilai total adalah $200.</p>
<p>Yang perlu dipertimbangkan dalam proses tawar menawar hourly rate dengan klien adalah: tingkat kesulitan dan deadline yang ditentukan klien.</p>
<p>Klien dari Indonesia kebanyakan tidak tawar-menawar dalam hourly rate, tetapi pada umumnya project based alias bayaran perproyek. Akan tetapi penghitungan yang sama seperti cara diatas akan membantu menentukan Nilai sebuah proyek Web.</p>
<h3>Kalkulator Penghitung</h3>
<p>Sebuah kalkulator untuk menghitung estimasi nilai project pengembangan Web, dibuat oleh <a href="http://estimator.astuteo.com/">Astuteo</a>, Anda dapat menggunakannya untuk membantu menghitung nilai proyek yang akan Anda kerjakan. (<a href="http://pupungbp.erastica.com">pupung budi purnama</a>)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.designmagz.com/freelance/tip-menghitung-nilai-proyek-web.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Standar Gaji Pekerja Web Indonesia</title>
		<link>http://www.designmagz.com/karir/standar-gaji-pekerja-web-indonesia.html</link>
		<comments>http://www.designmagz.com/karir/standar-gaji-pekerja-web-indonesia.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Nov 2007 01:10:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pupung Budi Purnama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Karir]]></category>
		<category><![CDATA[Desainer Web]]></category>
		<category><![CDATA[Gaji]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Wawancara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.designmagz.com/karir/standar-gaji-pekerja-web-indonesia.html</guid>
		<description><![CDATA[Berkecimpung di dunia Web sejak tahun 1999 membuat saya mengetahui banyak hal mengenai Dunia ini, mulai dari urusan klien, deadline,teknologi, sampai dengan urusan gaji. Kali ini saya akan menggaris bawahi mengenai &#8220;Urusan gaji&#8221;. Bagi kalangan awam (non-Web / IT) berpendapat bekerja di dunia IT merupakan sebuah pekerjaan yang &#8220;basah&#8221;, pekerjanya dibayar mahal, jam kerja tidak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berkecimpung di dunia Web sejak tahun 1999 membuat saya mengetahui banyak hal mengenai Dunia ini, mulai dari urusan klien, deadline,teknologi, sampai dengan urusan gaji. Kali ini saya akan menggaris bawahi mengenai &#8220;Urusan gaji&#8221;. Bagi kalangan awam (non-Web / IT) berpendapat bekerja di dunia IT merupakan sebuah pekerjaan yang &#8220;basah&#8221;, pekerjanya dibayar mahal, jam kerja tidak ketat alias lebih santai, hingga fasilitas yang diberikan perusahaan yang mempermudah kinerja. Tidak ada salahnya mereka berpendapat demikian, mungkin dibenak mereka, semua pekerja IT itu sama bila dibandingkan dengan yang bekerja di perusahaan besar.<br />
<span id="more-22"></span><br />
Apa yang mereka ketahui tidak sepenuhnya benar, namun sebenarnya hanya sebagian kecil saja kuli IT di Indonesia yang memiliki fasilitas kerja seperti yang disebutkan diatas. Banyak diantara pekerja IT bahkan menerima gaji UMR atau bahkan dibawah itu, sungguh menyedihkan. Belum lagi pekerjaan-pekerjaan yang dibebankan seringkali melebihi kapasitas seharusnya.</p>
<p>Membicarakan gaji standar di Indonesia memang akan menjadi dilema tersendiri, ditengah ketatnya persaingan dan banyaknya resource baru yang menjadi saingan kita, mau tidak mau kita banting harga guna mendapatkan pekerjaan. Oh&#8230; Nasib.</p>
<p>Ada satu bacaan menarik yang patut Anda simak mengenai standard gaji pekerja IT di Indonesia. Sebuah survey yang dilakukan oleh <a href="http://www.kellyservices.co.id">Kelly Services Indonesia</a> yang melakukan survey pekerja di berbagai bidang di Indonesia, termasuk Teknologi Informasi.</p>
<p>Cukup menarik menilik nilai yang terdapat pada <a href="http://www.kellyservices.co.id/res/content/id/services/en/docs/kellysalaryindo.pdf">hasil survey tersebut</a>. Karena nilai minimun standard gaji jauh diatas gaji sebenarnya yang sering diterima oleh desainer Web pada umumnya di beberapa kota selain jakarta. Pada survey tersebut mencantumkan gaji Rp. 4.000.000 &#8211; Rp. 6.000.000, angka yang diatas rata-rata menurut saya untuk seorang desainer Web yang ada di Indonesia.</p>
<p style="text-align: center"> <a href="http://www.designmagz.com/wp-content/uploads/2007/11/kellyssallary.gif" title="Survey Sallary for IT"><img src="http://www.designmagz.com/wp-content/uploads/2007/11/kellyssallary.thumbnail.gif" alt="Survey Sallary for IT" /></a></p>
<p>Banyak hal yang perlu dipertanyakan pada hasil survey ini, seperti lama bekerja, jabatan (senior designer atau junior designer), apakah sudah termasuk tunjangan (fasilitas) atau belum.</p>
<p>Saya pribadi sering kali bertanya kepada teman-teman yang yang bekerja diberbagai perusahaan, yang rata-rata mereka mendapatkan gaji pada kisaran 3 juta rupiah tiap bulannya untuk kota Jakarta. Lain halnya dengan di kota lain, di Bandung, rata-rata desainer dibayar dengan gaji 1-2 juta rupiah tiap bulannya. Tentu saja pendapat saya ini bukan sebagai referensi resmi, hanya sebagai gambaran kasar saja mengenai gaji seorang desainer web di Indonesia bila mengacu kepada hasil survey Kelly Services Indonesia.</p>
<h3>Mengapa Gaji Rendah</h3>
<p>Tentu saja hasil survey Kelly Services Indonesia, adalah impian kita semua. Namun, banyak hal yang sangat berpengaruh terhadap nilai gaji yang kita peroleh. Yang paling dirasakan ketika kita melamar sebuah pekerjaan kepada perusahaan adalah faktor &#8220;peluang&#8221;, semakin besar peluang, maka semakin besar pula kesempatan kita memperoleh gaji yang tinggi. Saingan yang semakin banyak tiap tahunnya akan memperkecil peluang kita dan tentu saja bisa menurunkan gaji standard rata-rata yang diperoleh.</p>
<p>Pihak perusahaan pun mengetahui tentang hal ini, hingga mereka dengan semena-mena menolak gaji yang anda usulkan &#8220;Hah !! Mahal Amat!!&#8221;, &#8220;Maaf, budget kami terbatas&#8221;, atau &#8220;Kami hanya mencari desainer yang bisa digaji 1 juta sebulan&#8221; atau pernyataan-pernyataan lain yang bisa membuat anda putus asa, dan bila Anda sangat membutuhkan pekerjaan tersebut, akhirnya menyerah dan menerima. Sungguh menyedihkan&#8230;.</p>
<h3>Tips Mendapat Gaji yang Lebih Tinggi</h3>
<p>Saya memiliki beberapa poin yang bisa Anda perhatikan untuk bisa menaikan gaji Anda ketika melamar pada sebuah perusahaan:</p>
<ol>
<li>Portfolio yang meyakinkan</li>
<li>Wawancara yang positif dan meyakinkan</li>
<li>Memiliki kemampuan spesifik</li>
<li>Pengalaman kerja</li>
<li>Latarbelakang Studi (tempat kuliah, program yang diambil)</li>
</ol>
<p>Bagaimana menurut Anda? Ada yang ingin ditambahkan?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.designmagz.com/karir/standar-gaji-pekerja-web-indonesia.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>83</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lowongan Pekerjaan di Icreativelabs</title>
		<link>http://www.designmagz.com/karir/lowongan-pekerjaan-di-icreativelabs.html</link>
		<comments>http://www.designmagz.com/karir/lowongan-pekerjaan-di-icreativelabs.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Nov 2007 09:03:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pupung Budi Purnama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Karir]]></category>
		<category><![CDATA[Lowongan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.designmagz.com/uncategorized/lowongan-pekerjaan-di-icreativelabs.html</guid>
		<description><![CDATA[ICreativelabs mencari : Web Designer, Web Developer, dan Graphic Designer. Untuk persyaratan dan skill yang diperlukan, silakan untuk mendownload file ini. Segera kirimkan lamaran Anda&#8230; Semoga Beruntung.
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://icreativelabs.com" title="ICreativelabs" target="_blank">ICreativelabs</a> mencari : Web Designer, Web Developer, dan Graphic Designer. Untuk persyaratan dan skill yang diperlukan, silakan untuk <a href="http://icreativelabs.com/career-icreativelabs.doc" title="Application" target="_blank">mendownload file ini</a>. Segera kirimkan lamaran Anda&#8230; Semoga Beruntung.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.designmagz.com/karir/lowongan-pekerjaan-di-icreativelabs.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rounded Corner Input</title>
		<link>http://www.designmagz.com/karir/rounded-corner-input.html</link>
		<comments>http://www.designmagz.com/karir/rounded-corner-input.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Jul 2007 02:57:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pupung Budi Purnama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Karir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.designmagz.com/uncategorized/rounded-corner-input.html</guid>
		<description><![CDATA[Saya pernah telibat dalam sebuah project yang memerlukan membuat input form dengan sudut tumpul, setelah mancari di Google saya tidak menemukan jawaban yang diinginkan (karena kebanyakan menawarkan menggunakan Javascript dan Mozilla CSS), akhirnya saya mencoba membuat input form dengan teknik yang sederhana.
Ide dari input form ini sebenarnya sangat sederhana, yaitu dengan membuat image yang dibuat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya pernah telibat dalam sebuah project yang memerlukan membuat input form dengan sudut tumpul, setelah mancari di Google saya tidak menemukan jawaban yang diinginkan (karena kebanyakan menawarkan menggunakan Javascript dan Mozilla CSS), akhirnya saya mencoba membuat input form dengan teknik yang sederhana.<span id="more-145"></span></p>
<p>Ide dari input form ini sebenarnya sangat sederhana, yaitu dengan membuat image yang dibuat sebagai background dari input, lalu input ini kita samarkan. Jadi pada hasil akhir, yang kita lihat hanyalah image background saja.</p>
<p>Pertama, saya masukan tag input kedalam sebuah div:</p>
<pre><code>&lt;div class="rounded"&gt;
&lt;input type="text" name="address" /&gt;
&lt;/div&gt;</code></pre>
<p>Lalu buat image seperti dibawah:</p>
<p><img src="http://pupungbp.erastica.com/wp-content/uploads/2007/07/rounded.gif" alt="Rounded Image" /></p>
<p>Dan kemudian kode CSS nya:</p>
<pre><code>input {
border: none;
background: #FFF;
width: 165px;
}
.rounded {
background:  url(rounded.gif) no-repeat left top;
padding: 8px;
}
</code></pre>
<p>Anda dapat melihat hasil dari <a href="http://pupungbp.erastica.com/wp-content/uploads/2007/07/round-corner1.html" title="Rounded Example Example">Implementasinya disini</a>. (<a href="http://pupungbp.erastica.com">Pupung Budi Purnama</a>)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.designmagz.com/karir/rounded-corner-input.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sejauh Mana Desainer Menguasai Flash</title>
		<link>http://www.designmagz.com/karir/sejauh-mana-desainer-menguasai-flash.html</link>
		<comments>http://www.designmagz.com/karir/sejauh-mana-desainer-menguasai-flash.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Apr 2007 20:37:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pupung Budi Purnama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Karir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.designmagz.com/uncategorized/sejauh-mana-desainer-menguasai-flash.html</guid>
		<description><![CDATA[Negara kita bukanlah negara di belahan dunia sana, dimana kemampuan khusus seseorang dihargai sebagai sebuah aset yang sangat berharga. Bila Anda melihat lowongan-lowongan pekerjaan di internet, koran atau majalah, yang dicari adalah seseorang yang serba bisa. Apakah mereka (pencari karyawan serba bisa) menyadari, bahwa semakin banyak konsentrasi seseorang terbagi dalam berbagai spesifikasi, fokus kerja menjadi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Negara kita bukanlah negara di belahan dunia sana, dimana kemampuan khusus seseorang dihargai sebagai sebuah aset yang sangat berharga. Bila Anda melihat lowongan-lowongan pekerjaan di internet, koran atau majalah, yang dicari adalah seseorang yang serba bisa. Apakah mereka (pencari karyawan serba bisa) menyadari, bahwa semakin banyak konsentrasi seseorang terbagi dalam berbagai spesifikasi, fokus kerja menjadi tidak jelas.<span id="more-143"></span></p>
<p>Kembali kepada pokok bahasan. Macromedia Flash mungkin adalah satu-satunya software yang memungkinkan 2 profesi yaitu visual designer dan programmer berkolaborasi dalam satu software. Dalam Flash, ia tidak hanya memiliki peralatan untuk menampilkan visual, tapi juga bahasa program yaitu Actionscript untuk membantu interaktifitas. Sialnya, masih banyak orang menganggap bahwa dalam Flash itu merupakan satu kesatuan, hingga banyak orang yang menganggap semua pekerjaan yang berhubungan dengan flash cukup dikerjakan oleh satu orang.</p>
<p>Baikla, mari kita lihat job description dari kedua profesi tersebut:</p>
<p><strong>Visual Designer : </strong>Bertanggung jawab pada sisi artistik visual meliputi: desain antarmuka, animasi, dan grafis.<br />
<strong>Programmer:</strong> Bertanggung jawab pada sisi interaktifitas dan back-end support.</p>
<p>Pada sebuah project besar, terkadang Visual Desainer dikerjakan oleh beberapa orang, ada yang khusus mengerjakan antarmuka, menggambar karakter, membuat animasi, dll. Demikian pula dengan Programmer tatkala project yang dikerjakan harus berhubungan dengan platform lainnya, harus meng-hire orang yang memiliki kemampuan dengan platform tersebut.</p>
<p><strong>Lalu, bagi seorang desainer, kemampuan apa saja yang harus di kuasai?</strong></p>
<p>Berbincang dengan <a href="http://erwinps.erastica.com" title="Erwin PS" target="_blank">rekan</a> saya yang telah lama malang melintang di dunia Flash,  Bagi seorang desainer, kemampuan flash   seorang desainer (minimal) harus meliputi Visual Art (Antar muka, grafis), Animasi, dan Basic Actionscript. Minimal, ia telah mampu membuat sebuah animasi dan interaktifitas sederhana.</p>
<p>Baiklah, mari kita deskripsikan. Visual Art adalah modal dasar bagi seorang desainer untuk berkarya, ia harus memiliki pemahaman mendasar tentang tataletak, warna, tipografi, dan penguasaan beberapa software pendukung. Animasi, desainer memiliki pemahaman mengenai Tweening (animasi dalam flash), dan pembuatan Symbol (button dan movie clip). Sedangkan dalam Basic Actionscript ia mengerti dan memahami minimal mengenai Timeline control. Semakin banyak bergelut, biasanya kemampuan seorang desainer di Flash akan Actionscript akan semakin berkembang, meskipun begitu jangan disamakan dengan programmer, karena dua profesi itu berbeda. (<a href="http://pupungbp.erastica.com" title="pupung budi purnama">Pupung Budi Purnama</a>)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.designmagz.com/karir/sejauh-mana-desainer-menguasai-flash.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>24</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Antara Kualitas dan Waktu</title>
		<link>http://www.designmagz.com/karir/antara-kualitas-dan-waktu.html</link>
		<comments>http://www.designmagz.com/karir/antara-kualitas-dan-waktu.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Jan 2007 06:14:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pupung Budi Purnama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Karir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.designmagz.com/uncategorized/antara-kualitas-dan-waktu.html</guid>
		<description><![CDATA[Ada 2 pertanyaan yang sering muncul bila kita mulai mengerjakan sebuah project desain, &#8220;Sebaik apa desain yang Anda kerjakan?&#8221; dan &#8220;Berapa cepat Anda mengerjakan desain tersebut?&#8221;. Kedua hal ini sering tidak dimengerti sepenuhnya oleh Klien atau Project Manager, bahwa Kualitas dan Waktu turut berpengaruh pada kinerja seorang &#8220;Seniman&#8221; Web seperti kita.
Pernahkan Anda mencoba membuat mockup [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada 2 pertanyaan yang sering muncul bila kita mulai mengerjakan sebuah project desain, &#8220;Sebaik apa desain yang Anda kerjakan?&#8221; dan &#8220;Berapa cepat Anda mengerjakan desain tersebut?&#8221;. Kedua hal ini sering tidak dimengerti sepenuhnya oleh Klien atau Project Manager, bahwa Kualitas dan Waktu turut berpengaruh pada kinerja seorang &#8220;Seniman&#8221; Web seperti kita.<span id="more-132"></span></p>
<p>Pernahkan Anda mencoba membuat mockup desain dalam waktu 6 Jam? Bandingkan dengan mockup desain yang Anda buat dalam waktu 6 Hari misalnya. Setidaknya banyak sekali perbedaan antara keduanya karena perbadaan rentang waktu pengerjaan, entah kombinasi warna, tata letak maupun tipografi. Sebuah desain, adalah sebuah karya seni dimana menuntut pembuatnya menggunakan banyak perasaan. Perasaan yang terburu-buru tentu akan berbeda hasilnya dengan perasaan yang lebih santai.</p>
<p>Namun sayang, dunia seni yang kita geluti berkaitan erat dengan sebuah dunia yang serba &#8220;rush&#8221; yaitu internet yang terkadang kita menjadi sebuah pekerja dari pada seorang seniman. Dunia IT menuntut kita serba cepat, ditengah persaingan, kecepatan menghasilkan sebuah karya desain dan tentu saja hasil karya yang bagus menjadi sebuah keharusan. Sehingga Moto desainer Web seharusnya menjadi: &#8220;Cepat dan Bagus&#8221;.</p>
<p>Keterbatasan konsentrasi dan waktu tenggat menjadi kendala bagi seorang desainer bagaimana mengatasi semua kendala tersebut untuk memperoleh reward &#8220;Cepat dan Bagus&#8221;?</p>
<p>Jika waktu ada waktu luang, pergunakan untuk membuat rancangan desain, tidak harus 100% selesai, rancangan ini bisa Anda pergunakan sebagai dasar untuk desain pada saat waktu &#8220;mepet&#8221;, selain itu, Anda bisa mempergunakan waktu luang untuk mempelajari gaya desain baru yang dapat dipergunakan untuk membuat desain-desain baru yang lebih Fresh. Atau Anda memiliki kiat-kita sendiri ?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.designmagz.com/karir/antara-kualitas-dan-waktu.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kiat Klien Menurunkan Tarif</title>
		<link>http://www.designmagz.com/karir/kiat-klien-menurunkan-tarif.html</link>
		<comments>http://www.designmagz.com/karir/kiat-klien-menurunkan-tarif.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Jun 2006 09:23:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pupung Budi Purnama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Karir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.designmagz.com/uncategorized/kiat-klien-menurunkan-tarif.html</guid>
		<description><![CDATA[Berhubungan dengan klien secara langsung mungkin jarang dilakukan desainer yang telah bekerja sebagai pegawai tetap di sebuah perusahaan. Akan tetapi, bagi desainer freelance berhubungan langsung dengan klien (atau orang yang memberikan pekerjaan kepada Anda) pasti akan sering dilakukan. Satu pesan saya kepada Anda, jangan mudah terbuai dan percaya apa yang dikatakan calon klien mengenai project [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berhubungan dengan klien secara langsung mungkin jarang dilakukan desainer yang telah bekerja sebagai pegawai tetap di sebuah perusahaan. Akan tetapi, bagi desainer freelance berhubungan langsung dengan klien (atau orang yang memberikan pekerjaan kepada Anda) pasti akan sering dilakukan. <span id="more-105"></span>Satu pesan saya kepada Anda, jangan mudah terbuai dan percaya apa yang dikatakan calon klien mengenai project yang akan Anda kerjakan.</p>
<p>Tawar menawar harga memang biasa dilakukan, klien yang baik adalah yang mengerti cakupan dan beban kerja, hingga mereka tidak akan menekan cost kepada kita, karena mereka (klien) mengerti, cost akan berpengaruh terhadap kinerja. Namun bagi klien yang memiliki prinsip &quot;ekonomi SMP&quot; (Pengeluaran sekecil-kecilnya untuk mendapatkan untung sebesar-besarnya) sedikit banyak akan membuat kita termenung, berhati-hati lah atau Anda akan menyesal kemudian.</p>
<p>Apa yang biasanya klien katakan kepada Anda (untuk menurunkan tarif):</p>
<p><em> Klien berkata: <br />
&quot;Ini adalah project pembuka, bila project ini goal, ada beberapa project lain yang akan jatuh ke tangan Anda.&quot;</em></p>
<p>Kalimat diatas adalah kalimat yang paling efektif dan paling sering keluar dari mulut klien. Iming-iming &quot;Project lain&quot; akan membuat kita masuk kedalam perangkapnya, karena Anda pasti harus berkorban dengan memberikan cost yang lebih rendah pada project pembuka untuk mendapatkan &quot;Project Lain&quot;. Bila &quot;project pembuka&quot; telah selesai Anda kerjakan, jangan terlalu berharap ia akan kembali menghubungi Anda, karena siapa tau klien akan mencari korban lain seperti Anda.</p>
<p><em>Klien berkata: <br />
&quot;Sebenarnya ada beberapa kandidat dalam project ini, Meraka ada yang berani menawar dengan harga sekian&#8230; &quot;</em> </p>
<p>Bila Anda sedang BU (Butuh Uang -red) tentu Anda akan langsung menawar dibawah harga penawaran pesaing. Tapi sebelum menerima, hendaknya Anda tau cakupan kerja dan keinginan klien jangan sampai Anda menyesal telah menerima project tersebut. Bila Anda sedang tidak BU, berikan keyakinan kepada klien, bahwa hasil kerja Anda akan berada diatas penawar harga terendah, sebutkan kelebihan Anda.</p>
<p><em>Klien berkata: <br />
&quot;Project ini low budget / budgetnya rendah&quot;</em> </p>
<p>Sah-sah saja Anda menerima tawaran ini tapi dengan budget rendah cakupan kerja harus Anda sesuaikan juga.Beri pengertian kepada klien, bahwa dengan budget sedemikian, maka yang dapat Anda kerjakan adalah&#8230; </p>
<p>Pesan saya, pikirkan dahulu antara cakupan kerja dengan fee yang akan Anda dapatkan, jangan menyesal dikemudian hari. Berikan klien Anda  kualitas dari pekerjaan Anda, yakinkan Anda satu-satunya desainer yang membuat dia berpaling kepada Anda karena hasil karya yang bagus dan cara kerja yang profesional. (Pupung Budi Purnama) </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.designmagz.com/karir/kiat-klien-menurunkan-tarif.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jangan Anggap Enteng Desain Web</title>
		<link>http://www.designmagz.com/karir/jangan-anggap-enteng-desain-web.html</link>
		<comments>http://www.designmagz.com/karir/jangan-anggap-enteng-desain-web.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Jun 2006 12:17:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pupung Budi Purnama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Karir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.designmagz.com/uncategorized/jangan-anggap-enteng-desain-web.html</guid>
		<description><![CDATA[Membaca milis-masterweb akhir-akhir ini yang ramai mengenai cakupan kerja Desainer Web yang ?kemana-mana?, saya jadi teringat perkataan seorang programmer, kebetulan dia lebih senior di tempat kerja saya sekitar 3 tahun yang lalu; ?Ah&#8230; Desain Web mah gampang, 2-3 jam juga beres?.Perkataan rekan kerja saya itu memang terdengar sangat menyepelekan, andai saja dia pernah merasakan bagaimana [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Membaca milis-masterweb akhir-akhir ini yang ramai mengenai cakupan kerja Desainer Web yang ?kemana-mana?, saya jadi teringat perkataan seorang programmer, kebetulan dia lebih senior di tempat kerja saya sekitar 3 tahun yang lalu; <span id="more-101"></span>?Ah&#8230; Desain Web mah gampang, 2-3 jam juga beres?.Perkataan rekan kerja saya itu memang terdengar sangat menyepelekan, andai saja dia pernah merasakan bagaimana sulitnya memilih warna, mengatur space, memilih font, mengkombinasi grafis sampai mengkoding HTML dan CSS. Tidak hanya itu, sang klien esoknya sudah menunggu desain yang telah dibuat dengan segala kriteria-kriteria yang dimiliki, alhasil, kita harus menyesuikan kembali dengan keinginan klien.</p>
<p>Percayalah, membuat desain yang baik itu tidak semudah yang dibayangkan. Setiap hari kita berpikir bagaimana untuk membuat desain yang terlihat baik dan lain dari pada yang lain. Tentunya kita tidak ingin situs yang dibuat tampil biasa-biasa saja karena akan berpengaruh kepada citra kita sebagai desainer dan kepuasan klien.</p>
<p>Desain memang mudah, bila tanpa melalui proses berpikir dan kreatifitas. Tinggal mencontoh, meniru, atau bahkan membajak, maka bereslah desain dalam waktu yang singkat. Namun tentunya, kita bukan tipe orang-orang seperti diatas, kepuasan terhadap hasil karya yang kita buat berasal dari jerih payah dan kerja keras kita untuk menciptakan sebuah karya.</p>
<p>Sekali lagi, jangan menganggap mendesain Web adalah pekerjaan sepele. Seni memang tidak dapat diukur secara kuantitatif, nilai-nilai yang ia miliki akan berubah tergantung dari sisi mana ia dilihat. Namun dalam Web, sebuah hasil karya memiliki ukuran-ukuran baku yang berlaku untuk umum yaitu waktu downloading dan aksesibilitas. (Pupung Budi Purnama)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.designmagz.com/karir/jangan-anggap-enteng-desain-web.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>34</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Desainer Hand Code atau WYSIWYG ?</title>
		<link>http://www.designmagz.com/karir/desainer-hand-code-atau-wysiwyg.html</link>
		<comments>http://www.designmagz.com/karir/desainer-hand-code-atau-wysiwyg.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Jun 2006 12:14:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pupung Budi Purnama</dc:creator>
				<category><![CDATA[Karir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.designmagz.com/uncategorized/desainer-hand-code-atau-wysiwyg.html</guid>
		<description><![CDATA[Dalam sebuah artikel, Nigel Peck, seorang desainer  Web, pengembang Aksesibilitas dan Usabilitas, dan Optimasi Search Engine berpendapat bahwa cara terbaik untuk membangun sebuah situs Web adalah dengan bersusah payah dengan menuliskan kode HTML menggunakan teks editor.Pendapat beliau memang cukup beralasan; Program-program yang menghasilkan HTML secara otomatis seringkali menghasilkan halaman Web dengan cara yang rumit [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam sebuah artikel, Nigel Peck, seorang desainer  Web, pengembang Aksesibilitas dan Usabilitas, dan Optimasi Search Engine berpendapat bahwa cara terbaik untuk membangun sebuah situs Web adalah dengan bersusah payah dengan menuliskan kode HTML menggunakan teks editor.<span id="more-99"></span>Pendapat beliau memang cukup beralasan; Program-program yang menghasilkan HTML secara otomatis seringkali menghasilkan halaman Web dengan cara yang rumit dan sulit dimengerti. Bila Anda membuat sendiri kode HTML, Anda akan lebih mengerti tag apa yang seharusnya dipergunakan dalam situs Web tersebut. Hal ini akan turut meningkatkan kecepatan waktu download, dan pengunjung akan merasa lebih berterima.</p>
<p>Pada prinsipnya, selama sebuah halaman Web dapat bekerja (diakses) tidak masalah apakah Anda menggunakan Editor HTML Visual atau dengan Hand Code. Hanya tinggal preferensi dan kemampuan dari masing-masing desainer dalam menghasilkan kode HTML tersebut.</p>
<p>Masing-masing memiliki keuntungan dan kekurangan tersendiri. Bagi Anda yang memahami HTML ?From Scratch? masalah tidak akan datang bila Anda terpaksa harus berpindah komputer atau sistem operasi, karena tools yang Anda butuhkan yaitu teks editor tersedia di semua sistem operasi. Hal ini tentu sangat menguntungkan bila situs yang telah Anda upload ke server ada sedikit kesalahan dalam layouting. Yang Anda tinggal lakukan adalah login ke server, buka teks editor, lalu langsung edit dan save bila sudah selesai.</p>
<p>Lain halnya bila Anda mempergunakan Editor Visual, hal pertama yang dilakukan bila menemui masalah seperti diatas adalah terlebih dahulu mendownload file, mengeditnya di komputer lokal, kemudian menguploadnya kembali.</p>
<p>Namun kelebihan penggunaan Editor Visual ini kita dapat lebih cepat membuat halaman Web. Bila desain dengan hand coding, sebuah halaman Web dapat dihasilkan dalah 3-4 hari, maka dengan editor visual dapat dikalukan dengan beberapa jam saja. Editor visual juga akan sangat membantu para desainer Visual untuk memahami kode HTML sedikit demi sedikit dengan membiasakan melihat bagian kode atau mengedit dengan kedua mode seperti pada Dreamweaver misalnya.</p>
<p>Anda pecinta Hand Coding berat? Tidak perlu meremehkan para pengguna Editor Visual saya yakin diantara Anda yang desainer Hand Coding langkah pertama sebelum mengenal hand coding adalah berkenalan dengan editor visual, seperti halnya saya.</p>
<p>Anda pengguna Editor Visual? Sering-sering lah meng-cleanup HTML Anda. (Pupung Budi Purnama)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.designmagz.com/karir/desainer-hand-code-atau-wysiwyg.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
