Variasi Arial dengan CSS
Bosan dengan huruf Arial ? Terkadang saya sendiri berfikir, kapan dunia Web akan seperti dunia cetak dimana kita bebas menggunakan font apa saja tanpa kendala. Tips ini mungkin akan bermanfaat untuk Anda yang menginginkan font dengan tampilan berbeda namun tetap standard. Idenya sangat sederhana, mengatur Arial hanya dengan CSS.
Karakter Arial
“Arial memiliki keterbacaan yang baik pada ukuran 12 pixel atau setara dengan 9 Point atau 0.8em. Kurang dari ukuran 12px Arial akan terkesan kurus dan rapat hingga akan mempersulit dibaca. Arial sangat baik ditampilkan pada situs-situs resmi (berupa profil) yang tidak terlalu banyak menggunakan teks. Bila pilihan ternyata jatuh pada Arial untuk teks, gunakan jarak baris yang lebih besar dari standar, dan minimal ukuran huruf adalah 11px.”
Normal
“Arial memiliki keterbacaan yang baik pada ukuran 12 pixel atau setara dengan 9 Point atau 0.8em. Kurang dari ukuran 12px Arial akan terkesan kurus dan rapat hingga akan mempersulit dibaca. Arial sangat baik ditampilkan pada situs-situs resmi (berupa profil) yang tidak terlalu banyak menggunakan teks. Bila pilihan ternyata jatuh pada Arial untuk teks, gunakan jarak baris yang lebih besar dari standar, dan minimal ukuran huruf adalah 11px.”
Variasi 1
Arial memiliki keterbacaan yang baik pada ukuran 12 pixel atau setara dengan 9 Point atau 0.8em. Kurang dari ukuran 12px Arial akan terkesan kurus dan rapat hingga akan mempersulit dibaca. Arial sangat baik ditampilkan pada situs-situs resmi (berupa profil) yang tidak terlalu banyak menggunakan teks. Bila pilihan ternyata jatuh pada Arial untuk teks, gunakan jarak baris yang lebih besar dari standar, dan minimal ukuran huruf adalah 11px.
Teks diatas menggunakan Arial dengan ukuran huruf 11px, perbedaannya, ia ditampilkan dengan menggunakan properti "letter-spacing: 1px;"
.arial { }
font-size: 11px;
font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;
letter-spacing: 1px;
Variasi 2
Arial memiliki keterbacaan yang baik pada ukuran 12 pixel atau setara dengan 9 Point atau 0.8em. Kurang dari ukuran 12px Arial akan terkesan kurus dan rapat hingga akan mempersulit dibaca. Arial sangat baik ditampilkan pada situs-situs resmi (berupa profil) yang tidak terlalu banyak menggunakan teks. Bila pilihan ternyata jatuh pada Arial untuk teks, gunakan jarak baris yang lebih besar dari standar, dan minimal ukuran huruf adalah 11px.
Teks diatas menggunakan Arial dengan ukuran huruf 12px, disini ia ditampilkan dengan menggunakan "letter-spacing: -1px;" dan "word-spacing: 3px"
.arial {
font-size: 12px;
font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;
letter-spacing: -1px;
word-spacing: 3px;
}
Variasi 3
Arial memiliki keterbacaan yang baik pada ukuran 12 pixel atau setara dengan 9 Point atau 0.8em. Kurang dari ukuran 12px Arial akan terkesan kurus dan rapat hingga akan mempersulit dibaca. Arial sangat baik ditampilkan pada situs-situs resmi (berupa profil) yang tidak terlalu banyak menggunakan teks. Bila pilihan ternyata jatuh pada Arial untuk teks, gunakan jarak baris yang lebih besar dari standar, dan minimal ukuran huruf adalah 11px.
Variasi 3 ini cocok untuk menggantikan Verdana sebagai caption atau footnote, ukuran yang dipergunakan pada variasi ini adalah 10px, dan diberikan ketebalan "font-weight: bold;"
.arial {
font-size: 10px;
font-weight: bold;
font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;
}
Variasi 4
Variasi ini saya pergunakan pada judul/header Design World, ia menggunakan:
h2 {
font-weight: bold;
font-size: 14pt;
font-family: Arial, Helvetica, Sans-Serif;
text-transform: uppercase;
letter-spacing: -1.8pt;
}
Nampak berbeda bukan? Saya pernah menggunakan beberapa variasi diatas untuk beberapa desain situs yang pernah saya buat, beberapa rekan kerja bertanya: “Itu font apa sih?”, “Eh itu pakai font Lucida atau Tahoma?” (Variasi 1), “Web kok pakai Arial Narrow, kan nggak standard” (Variasi 2), untuk variasi 3 banyak yang mengira itu Verdana, “Arial Black emang cocok buat judul ya?” (Variasi 4), He..he..he.. Ketipu looo :D.
8 Comments
saya lebih prefer menggunakan em daripada point.
Udah gak pernah suka sama Arial lagi. Sekarang lebih prefer menggunakan Trebuchet MS yang biasanya tersedia di OS windows, mac dan Linux. Dan hurufnya enak dilihat dalam ukuran kecil atau ukuran besar.
Saya memang paling suka arial, karena bentuknya yang ramping sehingga texkt menjadi dan tidak terlalu makan tempat. Yang varias 3 saya sering pakai, hanya saya saya lebih suka dengan “font-size: 9px”. Biar lebih kecil lagi, heuheuheuee..
aku lebih suka pake lucida, ato pake verdana…
arial suka juga, tapi gag terlalu…
#Kus :
klo setting ClearType dimatiin bisa jadi agak kasar loh font-font jenis itu. beberapa pengguna pc low-end mungkin mematikannya demi performance…
jadi inget pc butut-ku dulu :P
btw, buat pak penulis. ukuran teks untuk komentar dan textarea website ini terlalu kecil pak, ini ngetik pun harus gue zoom dulu biar jelas.
@ Rizky: Ukuran Font yang aku pake di DW ukuran2 relative kok, jadi user kalo ngerasa kekecilan bisa di gedein lewat browser. Mungkin yang dimaksud ukuran defaultnya ya? Ok deh, thanks atas masukannya, nanti aku cari ukuran yang tepat.
Riz, hurufnya masih OK walaupun clear typenya di matiin. Gak begitu jelek :D , lagipula saat ini kayaknya cuman win98 kebawah yang gak punya antialias,
@ Kuswanto
Setuju. Trebuchet MS masih mendingan ketimbang Arial.
@ Pupung
Artikelnya bagus mas. Bisa di re-publish buat websiteku kan?! :)
@Erol Tooy: Silakan mas, jangan lupa linkback ke designworld ya :)