Antara Kualitas dan Waktu
Ada 2 pertanyaan yang sering muncul bila kita mulai mengerjakan sebuah project desain, “Sebaik apa desain yang Anda kerjakan?” dan “Berapa cepat Anda mengerjakan desain tersebut?”. Kedua hal ini sering tidak dimengerti sepenuhnya oleh Klien atau Project Manager, bahwa Kualitas dan Waktu turut berpengaruh pada kinerja seorang “Seniman” Web seperti kita.
Pernahkan Anda mencoba membuat mockup desain dalam waktu 6 Jam? Bandingkan dengan mockup desain yang Anda buat dalam waktu 6 Hari misalnya. Setidaknya banyak sekali perbedaan antara keduanya karena perbadaan rentang waktu pengerjaan, entah kombinasi warna, tata letak maupun tipografi. Sebuah desain, adalah sebuah karya seni dimana menuntut pembuatnya menggunakan banyak perasaan. Perasaan yang terburu-buru tentu akan berbeda hasilnya dengan perasaan yang lebih santai.
Namun sayang, dunia seni yang kita geluti berkaitan erat dengan sebuah dunia yang serba “rush” yaitu internet yang terkadang kita menjadi sebuah pekerja dari pada seorang seniman. Dunia IT menuntut kita serba cepat, ditengah persaingan, kecepatan menghasilkan sebuah karya desain dan tentu saja hasil karya yang bagus menjadi sebuah keharusan. Sehingga Moto desainer Web seharusnya menjadi: “Cepat dan Bagus”.
Keterbatasan konsentrasi dan waktu tenggat menjadi kendala bagi seorang desainer bagaimana mengatasi semua kendala tersebut untuk memperoleh reward “Cepat dan Bagus”?
Jika waktu ada waktu luang, pergunakan untuk membuat rancangan desain, tidak harus 100% selesai, rancangan ini bisa Anda pergunakan sebagai dasar untuk desain pada saat waktu “mepet”, selain itu, Anda bisa mempergunakan waktu luang untuk mempelajari gaya desain baru yang dapat dipergunakan untuk membuat desain-desain baru yang lebih Fresh. Atau Anda memiliki kiat-kita sendiri ?
ya betul nih. Saya juga sering membuat sketsa kasar di waktu2 luang saya.
and trust me … it’s help :p
Apa yg diutarakan mas Pupung diatas memang benar. Soalnya saya juga pengalaman yg sama. Kadang ada order singkat.. Klien mau cepet selesai dengan hasil yang bagus. Dan ngga’ sedikit juga hasil disain yg saya buat jadi buruk banged. Saya sendiri aja ga puas liatnya. Kadang utk nyari inspirasi itu butuh waktu yg lumayan lama, blum lagi emang ide2 yang ga keluar sehabis hunting web-web yang keren2 di internet.
tips mas pupung yang terakhir itu sangat bagus.. Patut dicoba..
Biasanya langsung disain di komputer.
Saya juga blum nyoba soalnya
Itupun kadang sering makan waktu lama, dahj yg parahnya lagi .. ga ada hasilnya.
OK mari kita coba tips mas Pupung .. thanks ya mas tips nya ^^
huhu, kok ngga kepikiran ya. jadi manfaatkan waktu luang dengan baik ya?
btw, kalo di “buku” situ juga nulis untuk manfaatin waktu luang untuk belajar dan mengasah ketrampilan. mana yang harus kita jadiin prioritas?
@Gleam: Yes… Its really Help
@Aan: Kalo lagi ada mood, bikin aja mockup sebanyak2nya.
@Rizky: Prioritas balik lagi kepada pribadi, kalau saya, ada waktu luang kadang2 malah nggak mood ngedesain, tapi bisa dipergunakan untuk baca-baca buku desain, atau ngulik software…
setuju. bikin template dasar yang bisa dipergunakan untuk semua future project. mempersingkat waktu pengerjaan untuk selanjutnya.
yup tul pung, gue kadang suka kelabakan apabiloa ada klien yang butuh cepat. apalagi di freelance online, salah satu ukuran kita diterima or gaknya oleh klien adalah waktu. waktu lebih cepat dan harga masuk di budget klien… kita keterima deh.
yang nyeblin klien yang bisa komentar, ngasih masukan nihil!!
sebenernya kalau klien mau cepet dan bagus, asal harganya masuk akal sih gak apa2. nah sering kali kan, udah maunya “Cepet ya? buat besok soalnya”. udah gitu “Jangan mahal2 ya harganya. ntar gue prefer elu deh buat next project”. bah.. udah gitu next projectnya gak dateng2… hahahahaha!!
memang bener sich harusnya seorang desain itu memiliki moto “cepat dan bagus”…tapi susah juga si karena kita sebagai desainer kan juga membutuhkan waktu buat dapetin ide yang bagus n gokil…punya kiat2 ga supaya bisa dapetin ide yang bagus n cepet…
Saya dapat tips menarik dari salah satu senior saya di dunia advertising.
1. Kenali diri sendiri. Masing2 orang punya waktu yg paling baik bagi dirinya untuk memikirkan konsep hingga matang. Tapi batasi jg diri kita agar tidak kebablasan memikirkan ide / konsep. Misalnya cukup dgn 1 atau 2 jam saja untuk bisa mendapatkan ide sebanyak2nya. Ide / konsep ini akan sangat2 membantu kita dalam mengerjakan design.
2. Jika ide atau konsep yg sudah kita dapatkan tadi kurang memuaskan bagi diri kita, jangan buang2 waktu! Segera kerjakan dan fokus pada crafting secara visualnya. Sering kali, client akan terkagum2 dgn crafting yg super cantik sehingga melupakan konsep.
3. Idealnya sih memang harus seimbang antara ide / konsep dengan eksekusi. Tapi mengingat terbatasnya waktu yg kita miliki, daripada jenuh menghabiskan waktu untuk bekerja, lebih baik kita meluangkan waktu untuk “melihat dunia”. Ingat! Inspirasi biasanya datang dari hal2 yg tak terduga.
Selamat berkarya dan jangan lupa untuk selalu positive thinking!
Whuah,bener bgt. Kadang suka kehabisan ide krn tiap hari digempur dgn proyek desain yg musti selesai secepatnya. Aaargh!!!