Desainer Hand Code atau WYSIWYG ?
Dalam sebuah artikel, Nigel Peck, seorang desainer Web, pengembang Aksesibilitas dan Usabilitas, dan Optimasi Search Engine berpendapat bahwa cara terbaik untuk membangun sebuah situs Web adalah dengan bersusah payah dengan menuliskan kode HTML menggunakan teks editor.Pendapat beliau memang cukup beralasan; Program-program yang menghasilkan HTML secara otomatis seringkali menghasilkan halaman Web dengan cara yang rumit dan sulit dimengerti. Bila Anda membuat sendiri kode HTML, Anda akan lebih mengerti tag apa yang seharusnya dipergunakan dalam situs Web tersebut. Hal ini akan turut meningkatkan kecepatan waktu download, dan pengunjung akan merasa lebih berterima.
Pada prinsipnya, selama sebuah halaman Web dapat bekerja (diakses) tidak masalah apakah Anda menggunakan Editor HTML Visual atau dengan Hand Code. Hanya tinggal preferensi dan kemampuan dari masing-masing desainer dalam menghasilkan kode HTML tersebut.
Masing-masing memiliki keuntungan dan kekurangan tersendiri. Bagi Anda yang memahami HTML ?From Scratch? masalah tidak akan datang bila Anda terpaksa harus berpindah komputer atau sistem operasi, karena tools yang Anda butuhkan yaitu teks editor tersedia di semua sistem operasi. Hal ini tentu sangat menguntungkan bila situs yang telah Anda upload ke server ada sedikit kesalahan dalam layouting. Yang Anda tinggal lakukan adalah login ke server, buka teks editor, lalu langsung edit dan save bila sudah selesai.
Lain halnya bila Anda mempergunakan Editor Visual, hal pertama yang dilakukan bila menemui masalah seperti diatas adalah terlebih dahulu mendownload file, mengeditnya di komputer lokal, kemudian menguploadnya kembali.
Namun kelebihan penggunaan Editor Visual ini kita dapat lebih cepat membuat halaman Web. Bila desain dengan hand coding, sebuah halaman Web dapat dihasilkan dalah 3-4 hari, maka dengan editor visual dapat dikalukan dengan beberapa jam saja. Editor visual juga akan sangat membantu para desainer Visual untuk memahami kode HTML sedikit demi sedikit dengan membiasakan melihat bagian kode atau mengedit dengan kedua mode seperti pada Dreamweaver misalnya.
Anda pecinta Hand Coding berat? Tidak perlu meremehkan para pengguna Editor Visual saya yakin diantara Anda yang desainer Hand Coding langkah pertama sebelum mengenal hand coding adalah berkenalan dengan editor visual, seperti halnya saya.
Anda pengguna Editor Visual? Sering-sering lah meng-cleanup HTML Anda. (Pupung Budi Purnama)
2 Comments
notepad++ teman saya.. :-D
tulisan-tulisannya inspiring, mas.
Izin nimbrung lagi mas Pupung
Buat saya kombinasi penggunaan hand code dan WYSIWYG diperlukan untuk mempercepat pengerjaan serta memperoleh hasil yg diharapkan. Saya pernah pake editor visual seperti Frontpage hasilnya kecewa berat, ada yg gak bisa dikerjain alias hasil gak sesuai harapan, coba utak-atik setingan visual gak bisa juga, ya akhirnya hand code juga di editor teks.
Untuk pekerjaan, saya sih senengnya kl desainer yg suplai saya desain bisa bikin code HTML dasar buat desainnya sesederhana mungkin dari segi logika, gak gitu aja hasil bikinan software ketika melakukan slicing desain. Dengan desain wire yg sederhana peningkatan/penyesuaian fungsi jadi lebih mudah dilakukan oleh programmer.