Merancang Situs dari Sketsa

Bagaimana cara Anda merancang tampilan visual sebuah situs Web? Langsung merancangnya di HTML Editor? merancang terlebih dahulu dengan bantuan editor grafis? atau dengan try and error, bila terlihat bagus diteruskan dan bila mengecewakan ditinggalkan. Setiap desainer mungkin memiliki cara-cara yang berbeda dalam merancang desain situs yang ia buat, dalam artikel ini, saya akan membagikan langkah-langkah merancang membuat situs web yang biasa saya lakukan.

Sketsa Kertas
Ketika mendapatkan ide, saya biasa menggambarkannya dalam secarik kertas. Hal ini sangat bermanfaat bila ketika Anda sedang “banjir” ide, supaya tidak lupa ketika masuk kedalam tahap pengerjaan. Atau ketika Anda sedang “kering” ide, Anda dapat meneruskan dari sketsa ide-ide awal yang telah Anda gambar ketika sedang “banjir” ide. Saya biasa menggambarkan tataletak dan bentuk secara umum, kemudian mengumpulkan kertas-kertas sketsa tersebut menjadi satu dan menggantungkan kertas-kertas ide saya dekat meja kerja agar mudah dilihat. Pada pengerjaan proyek desain situs menggunakan animasi Flash, sketsa ini dapat berupa seperti story board, Anda dapat menggambar rangkaian gerak animasi dalam beberapa gambar, mirip seperti alur gambar dalam komik. Satu saran dari saya, segeralah menggambarkan ide Anda ketika terlintas.

Tentu saja tidak semua ide dari sketsa ini yang maju ke tahap berikutnya, terkadang setelah diamati, kita sering tidak merasa cocok dengan sketsa tersebut, jadi buatlah banyak-banyak sketsa agar pilihan semakin banyak, asal tidak membuat Anda bingung.

Sketsa Digital
Dalam sketsa ini, kita memindahkan gambar sketsa kertas yang kita buat kedalam bentuk digital, yaitu dengan menggambarnya menggunakan aplikasi grafis seperti Photoshop, Fireworks, Correl Draw, Illustrator, dan lain-lain. dalam tahap ini proses sketsa menjadi lebih detil, yaitu dengan penentuan warna, grafis, tipografi, dan lain-lain. Hingga pada tahap ini tampilan sketsa tampak seperti hasil akhir. Pada pembuatan situs Flash, dalam tahap ini Anda dapat menentukan bagian atau elemen mana yang dapat Anda buat di Photoshop atau Anda gambar di Flash nantinya.

Pembuatan
Setelah Anda mendapatkan gambaran desain yang sesuai dengan yang Anda inginkan, mulailah membuatnya dalam Editor HTML yang biasa Anda pergunakan dengan membuat layout tabel secara umum. Kemudian pindahkan bagian-bagian dari sketsa digital yang dianggap perlu, seperti icon atau grafis.

Memang tidak baku apa yang saya sampaikan dalam artikel ini, Anda dapat memulai membuat situs dari tahap mana saja. Tapi kebiasaan mengerjakan sesuatu dalam secara skematis akan mengurangi kesalahan konsep pada saat pengerjaan. (Pupung Budi Purnama)

One Response to “Merancang Situs dari Sketsa”

  1. eni

    Say mau nanya. Apa itu sketsa? Dan bisa berikan contoh2nya ga?

    Trs Dummy itu apa n contohnya?

    Thanks.

Leave a Reply