Tak Ada yang Salah dalam Desain
Berbincang-bincang dengan rekan-rekan kerja saya disalahsatu perusahaan IT di Sarijadi Bandung, memang tidak ada habisnya. Tiap topik yang dibicarakan, pasti menambah pengetahuan dan wawasan baru. Begitu serunya percakapan mulai dari IT, Tipografi, Multimedia sampai ke Desain, akhirnya saya jadi teringat akan sebuah buku yang pernah saya baca mengenai seni visual.
Bahwa dalam menciptakan suatu karya seni, seniman tidak terpatok oleh aturan-aturan, sang seniman bebas berkarya. Bila kita kaitkan dengan desain Web, pernyataan tersebut memang benar, tidak ada peraturan yang membatasi kita meletakan menu harus disebelah kiri, Memasang grafis harus selalu dibagian atas, dan lain-lain.
Tidak ada yang salah dalam desain, kita bebas berkreasi sesuai dengan ide yang terlintas dibenak kita. Inilah satu hal yang sangat saya sukai dan alasan mengapa saya lebih memilih desain.
Estetika
Namun demikian, seni memiliki apa yang disebut dengan estetika. Estetika yang berasal dari bahasa Yunani “Aisthesis” yang kemudian dipopulerkan oleh Alexander Gottlieb Baumgarten (1714-1762) dengan nama “Aesthetica”. Secara sederhana estetika dapat diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan keindahan.
Tentu saja, sebuah karya seni yang memenuhi nilai-nilai estetika akan tampak lebih indah dan mudah dicerna. Walaupun memang tidak semua karya seni dapat dinominasikan sebagai karya yang memenuhi estetika, tapi keduanya memiliki hubungan erat.
Memahami elemen-elemen desain dengan baik akan membuat seorang desainer menghasilkan karya yang lebih indah dan menarik. Dengan memperhatikan susunan atau komposisi dari elemen yang digunakan (garis, warna, keseimbangan, keserasian, proporsi, dan lain-lain) maka sebuah karya desain akan terlihat lebih teratur.
Dalam desain Web, selain estetika, kita juga dihadapkan dengan masalah fungsi atau kegunaan (usability) dimana setiap elemen yang dipergunakan dalam sebuah situs Web diberi pertanyaan “Untuk apakah ini?”. Disinilah letak keunikan dari desain Web, selain bebas berkarya, kita juga akan dihadapkan dengan masalah (selain usability) waktu downloading, kompabilitas browser, kompabilitas sistem operasi, plugin, dan lain-lain. ( Pupung Budi Purnama )
* Salam buat rekan-rekan kerja saya di Malaka-9; T. “Boss” Budiman, Agung HP, Erwin PS, Tri S, dan semuanya. Selalu Berkarya :)
One Comments
mas/kang pupung artikelnya bagus bgt artikel ini memang dah lama saya cari tp ga ktemu2..saya sering dapat masukan dari teman saya masalah estetika, eye cathcing dan lain2..tp dia sendiri ga tau arti/pengertian itu…terima kasih mas/kang pupung dah buat artikelnya..