Tipografi : Klasifikasi Tipe I

Memilih huruf bagi sebuah desain, baik itu untuk Web maupun grafis, memang susah-susah gampang. Huruf memang misterius, bila kita memilih huruf yang cocok dengan tema desain, maka keberadaan huruf akan sangat mendukung tema atau mood dari situs kita, sebaliknya, sebuah desain dapat terlihat aneh bila huruf yang dipilih ternyata berlawanan dengan desain tersebut.

Pada edisi Design World kali ini, kita akan mulai mengenal tipografi. Artikel-artikel tentang tipografi akan saya tampilkan secara bergantian dengan artikel-artikel desain lainnya. Pada artikel-artikel tipografi selanjutnya kita akan mengenal secara praktis bagaimana memilih dan menggunakan huruf di halaman Web, selain itu kita akan mengenal istilah-istilah yang lazim dipergunakan dalam tipografi.

Huruf dibedakan menjadi 3 jenis, yaitu Serif, Sans Serif, dan Dekoratif.

Serif
Huruf jenis serif dapat dikenali dengan melihat kait yang terdapat pada ujung-ujungnya. Contoh dari huruf jenis Serif adalah Times New Roman, Garamond, dan Book Antiqua.

Huruf Serif kemudian dibagi lagi menjadi 4 jenis, yaitu:

Old Style
Huruf ini memiliki kait dengan bentuk kurva yang menghubungkan dengan garis utama (stroke) huruf, hingga huruf ini lebih terlihat “kuno” dari pada huruf Serif lainnya. Contoh dari huruf ini adalah Caslon, Caxton, Garamond, Goudy, Palatino, Early Roman.

Transitional
Antara kait dengan garis utama (stroke) huruf, dihubungkan dengan kurva atau lengkungan dan memiliki sudut pada kaitnya. Contoh dari huruf ini adalah Baskerville, Century, Tiffany, Times.


Modern
Kait dan garis utama dibentuk dengan sudut-sudut. Huruf Serif jenis ini akan tampak lebih baru/modern dari pada huruf Serif lainnya. Contohnya adalah Bodoni.

Egyptian (Slab Serif)
Egyptian atau Slab Serif memiliki kait yang lebih tebal, hal ini mengingatkan kita akan bentuk tiang-tiang dengan yang kokoh pada bangunan-bangunan Mesir kuno. Egyptian juga sering dipergunakan pada tema-tema Western atau Cowboy. Contohnya adalah: Clarenden, Lubalin, Memphis.

Kesan dan Fungsi pada Serif
Serif dapat memberi kesan klasik, resmi, dan elegan pada desain Anda. Serif sering dipergunakan pada surat-surat resmi, buku-buku, surat kabar, dan lain-lain

Kait-kait pada serif berfungsi untuk memudahkan membaca pada teks-teks kecil -tapi tidak terlalu kecil-, dan teks dengan jarak baris yang sempit. Karena fungsi tersebut, kita akan merasa lebih nyaman membaca buku-buku dan surat kabar dengan huruf Serif. Kebanyakan buku dan surat kabar memang menggunakan Serif sebagai huruf utamanya.

Istilah Kali Ini:
Font: Adalah kumpulan lengkap dari karakter / huruf dalam satu bentuk desain, ukuran (size), dan gaya (style). Dalam tipografi digital, suatu font dapat memiliki ukuran dan gaya yang berbeda-beda dikarenakan pengolahan komputer. Dahulu, Istilah Font dipergunakan pada balok-balok huruf yang biasa dipergunakan untuk keperluan percetakan, namun kini istilah Font lebih sering dipergunakan di komputer.
Typeface / Type: Adalah desain dari karakter berbentuk alphabet dan nomor yang memiliki kesatuan berdasarkan properti visual yang konsisten
.
Stroke: Garis-garis yang membentuk suatu huruf.

Bahan Bacaan Lain:
Webmonkey
MWmag Edisi 6-7

Pada artikel berikutnya kita akan mengenal bentuk dari jenis tipe Sans Serif. ( Pupung Budi Purnama )

3 Responses to “Tipografi : Klasifikasi Tipe I”

  1. aulia

    halo, mas..

    mas, pcar aku kuliah di desain grafis.. dia bngung dmana nyari info tntang tipografi, khususnya tntang jenis ama makna dari stiap jenis font itu..
    bs dbantu?

    thanks

  2. fazrin

    fungsi2 tentang tip[ografi

  3. Syafa

    Makasih ilmunya y, dengan ne saya bisa menambah perbendaharaan pengetahuan tantang tipografi. Cz kemarin lusa sempat dapat tugas tentang penulisan huruf yang berjanis sans.

Leave a Reply