Tipografi Web: Embedded Font I
Sebuah halaman Web, ternyata tidak hanya bisa menampilkan teks dengan font-font standar. Ia dapat menampilkan font dengan font yang tidak biasa dipergunakan dalam halaman Web. Teknologi ini disebut dengan Web Embed Font. Pada artikel ini kita akan membahas mengenai apa dan bagaimana dari Embed Font. Untuk tutorial embed font, akan kita bahas pada artikel selanjutnya.Dengan Embed Font, kita dapat lebih bebas memilih jenis font yang kita gunakan dalam halaman Web. Teknologi Embed Font ini didukung oleh 2 browser besar seperti Microsoft Internet Explorer dan Netscape, namun sayangnya teknologi yang dipergunakan dalam meng-embed font berbeda. Hal itu berarti, huruf dapat terlihat baik di IE tidak dapat ditampilkan di Netscape.
Teknologi IE menggunakan Embedded OpenType dengan ekstensi file .eot sedangkan pada Netscape menggunakan TrueDoc dengan ekstensi file .pfr. Font-font yang dapat diubah kedalam format embed font baik .eot atau .pfr adalah font dengan jenis True Type, Open Type, dan Postscript. Dukungan browser terhadap format Embedded OpenType (.eot) ialah browser Internet Explorer versi 4 ke atas, sedangkan format TrueDoc (.pfr) didukung oleh browser mulai dari netscape navigator 4.03 dan Internet Explorer 4 pun mendukung tipe TrueDoc setelah melakukan instalasi terlebih dahulu dengan ActiveX Control.
Melihat paparan diatas, kemungkinan penggunaan tipe .pfr lebih luas karena selain didukung oleh Netscape juga dapat didukung oleh Internet Explorer dari pada penggunaan .eot.
Ada beberapa hal yang patut menjadi pertimbangan, diantaranya adalah masih kaburnya lisensi dari font yang di embed dalam sebuah Web dan dukungan browser-browser yang ada. Namun demikian, tidak semua font dapat dikonversikan menjadi embed font. Pada artikel selanjutnya kita akan membuat sebuah halaman Web dengan Embed Font (pupung budi purnama)