X-Height, Readaility, dan Legibility

Oleh: Pupung Budi Purnama
May 8, 2004

Kita telah membahas mengenai garis imaginer pada artikel lalu. Kita mengenal istilah X-Height yaitu jarak antara garis meanline dan baseline. Dalam ukuran yang sama, suatu huruf dapat terlihat lebih besar atau lebih kecil dari huruf yang lain dapat dipengaruhi oleh ukuran X-Height.

Kejelasan suatu huruf juga ditentukan dari besarnya X-Height ini, asal saja tidak terlalu besar atau tidak terlalu kecil.

Hubungan antara Legibility dan Readability
Dalam tipografi kita mengenal istilah Legibility dan Readability, dimana Legibility dapat kita terjemahkan “kejelasan” dan Readability dapat diterjemahkan “keterbacaan”.

Legibility atau kejelasan melingkupi faktor karakteristik sebuah huruf, dengan karakteristik ini, sebuah huruf dapat terlihat berbeda dengan huruf lain. Sedangkan Readability adalah dapat terbaca atau tidaknya sebuah huruf setelah ia memiliki kejelasan terlebih dahulu.

Keterbacaan sebuah huruf berbeda-beda, misalnya, huruf ITC Garamond book condensed memiliki keterbacaan baik pada 12pt dan leading 110%. (Pupung Budi Purnama)

Tentang Penulis

Pupung Budi Purnama - Bukan pakar atau ahli, hanya seorang freelance web designer, tinggal di Bandung, Jawa Barat. Bergelut di dunia web sejak 1999, pernah bekerja di beberapa perusahaan IT sebagai desainer. Sehari-hari, ia menjalankan sebuah perusahaan web development dari kamarnya.

Category: Tipografi | RSS 2.0 | Give a Comment | trackback

No Comments

Leave a Reply