Mengapa Harus Kontras
Tips Menampilkan Justify TeksDunia desain bukanlah dunia yang sepenuhnya berhubungan dengan hal-hal ilmiah. Tapi kebanyakan adalah menceritakan perasaan, pikiran, dan gagasan. Namun kali ini kita akan mengungkapkan alasan yang -mungkin cukup- ilmiah.
Pada banyak artikel yang ditulis oleh para praktisi diantaranya menyatakan; “Ketahanan membaca pada layar monitor sangat terbatas”, pada artikel lain ada yang mengungkapkan; “Warna teks atau konten haruslah kontras dengan latar”. Dalam artikel ini, kita akan menemukan alasan dari kedua pernyataan tersebut. Mengapa mata kita lebih tahan membaca sebuah buku dari pada layar monitor? Pada buku, cahaya yang diperoleh mata kita adalah pantulan dari sumber cahaya lain, misalnya lampu. Maka intesitas cahaya yang diterima oleh mata kita telah berkurang karena sebagian diterima oleh permukaan buku dan benda-benda lain di sekitar kita.
Pada layar monitor, ia bertindak sebagai sumber cahaya, dimana layar monitor langsung memancarkan cahaya pada mata kita. Intensitas cahaya langsung diterima mata kita tanpa adanya media perantara. Oleh karena itulah mata kita akan cepat terasa lelah bila membaca pada layar monitor.
Lalu kenapa teks harus kontras? Bagaimana pun juga, layar monitor berbeda dengan media cetak. Perhatikan teks dibawah:
Mata Anda akan sukar membaca teks diatas bila membacanya melalui layar monitor. Namun pada media cetak, mata Anda akan dapat membacanya dengan mudah (tidak sesulit membaca di layar monitor). Warna teks yang memiliki intensitas cahaya yang -sedikit- sama dengan warna latar akan lebih sulit dibaca pada layar monitor karena cahaya yang dipancarkan oleh kedua warna tersebut tidak memberikan perbedaan yang “lebih nyata” pada mata kita. Kontras disini tentu tidak harus selalu hitam dan putih, cocokan warna teks dengan tema dan warna latar yang Anda pergunakan. Anda dapat memilih tingkat ke kontrasan yang Anda suka, selama masih dapat terbaca oleh audiens Anda. ( Pupung Budi Purnama )
|
Teks
|
Teks
|
Teks
|
Teks
|
Teks
|